Wisatawan Tiongkok Mendorong Pasar Mewah Jepang dengan Pencarian untuk Penawaran Tinggi-End


Wisatawan Tiongkok Mendorong Pasar Mewah Jepang dengan Pencarian untuk Penawaran Tinggi-End

Pertumbuhan Ritel Mewah di Jepang di Tengah Pergeseran Pengeluaran Konsumen Tiongkok

Pasar ritel mewah sedang mengalami pergeseran yang jelas saat para pemain utama seperti LVMH, Burberry, Richemont, Swatch Group, dan Kering melaporkan tren penjualan yang bervariasi, khususnya di Jepang. Sementara LVMH menunjukkan penurunan dalam laba dan pendapatan secara keseluruhan pada paruh pertama tahun 2024, penjualan mereka di Jepang meningkat dengan pertumbuhan dua digit yang didorong terutama oleh konsumen Tiongkok yang memanfaatkan harga barang mewah yang lebih murah di negara tersebut. Peningkatan ini disebabkan oleh penurunan nilai yen, yang membuat produk luks lebih terjangkau bagi pembeli asing.

Perspektif yang Terlibat

  • LVMH dan Merek Mewah Lainnya
    • Manfaat: Penjualan yang meningkat di Jepang meningkatkan kehadiran pasar secara keseluruhan dan visibilitas merek.
    • Risiko: Ketergantungan pada pariwisata asing dapat menyebabkan kerentanan selama penurunan ekonomi global.
    • Kerugian: Penurunan laba global mungkin mengimbangi keberhasilan pasar individu.
  • Konsumen Tiongkok
    • Manfaat: Akses terhadap barang mewah dengan harga yang lebih menguntungkan mendorong pengeluaran untuk rekreasi.
    • Risiko: Stabilitas keuangan di negara asal mereka dapat memengaruhi perilaku pembelian di masa depan.
    • Kerugian: Perubahan dalam kebiasaan pengeluaran mungkin berdampak jangka panjang pada pasar mewah lokal.
  • Peritel Jepang
    • Manfaat: Peningkatan kunjungan dan penjualan menghasilkan pendapatan dan dukungan merek yang lebih tinggi.
    • Risiko: Bersaing dengan merek internasional dapat menyebabkan perang harga yang mempengaruhi margin.
    • Kerugian: Pengeluaran konsumen lokal mungkin berkurang jika mereka merasa bahwa barang mewah terutama didorong oleh pembeli asing.
  • Ekonomi Jepang
    • Manfaat: Pertumbuhan pariwisata dapat merangsang ekonomi lokal dan pasar kerja.
    • Risiko: Ketergantungan yang berlebihan pada pariwisata dapat membuat ekonomi rentan terhadap fluktuasi dalam perilaku perjalanan global.
    • Kerugian: Penurunan nilai yen dapat mengurangi investasi domestik.

Meter Relevansi

55% Relevan

Topik ini memiliki 55% relevansi terhadap diskusi dekade-dekade sebelumnya karena dinamika pengeluaran barang mewah dan pola pariwisata yang berubah secara signifikan dengan setiap generasi.

Ringkasan Visual

Pertumbuhan di Jepang didorong oleh pengeluaran Tiongkok untuk barang mewah:

"Penurunan nilai yen sedang menarik banyak wisatawan ke Jepang."

Amrita Banta

Kesimpulan

Pasar barang mewah di Jepang saat ini sedang berkembang pesat, berkat tren konsumen Tiongkok yang bepergian untuk memanfaatkan harga yang menguntungkan. Namun, merek harus menavigasi risiko terkait fluktuasi ekonomi baik secara lokal maupun internasional. Secara keseluruhan, situasi ini menggambarkan interaksi dinamis antara nilai mata uang, pilihan konsumen, dan strategi pasar global.

Kata kunci: LVMH, Jepang, konsumen Tiongkok, barang mewah, yen, pariwisata.


Author: Andrej Dimov

Published on: 2024-07-29 00:13:59

Recent Articles

Wisatawan Tiongkok Mendorong Pasar Mewah Jepang dengan Pencarian untuk Penawaran Tinggi-End

FBI Membuka Kunci Ponsel Penembak Pertunjukan Trump dalam Waktu Hanya 40 Menit
Read more
Wisatawan Tiongkok Mendorong Pasar Mewah Jepang dengan Pencarian untuk Penawaran Tinggi-End

Temukan Kreasi Mewah Eksklusif yang Dikerjakan LVMH untuk Olimpiade Paris
Read more
Wisatawan Tiongkok Mendorong Pasar Mewah Jepang dengan Pencarian untuk Penawaran Tinggi-End

Sebuah Sejarah Pertama: Upacara Pembukaan Olimpiade Paris 2024 Akan Berlangsung di Sepanjang Sungai Seine
Read more
Wisatawan Tiongkok Mendorong Pasar Mewah Jepang dengan Pencarian untuk Penawaran Tinggi-End

Departemen Kehakiman Meluncurkan Penyidikan Pidana atas Dugaan Doping Olimpiade China
Read more